From: Che Pa Zawawi
To: CAAIP
Sent: Friday, January 18, 2008 12:37 PM
Subject: JOURNEY LINE
Bpk Bpk lulusan AIP/PLAP/STIP
Saya teringin untuk mengusulkan sedikit pendapat utk renungan bersama demi masa depan adik adik kita di Marunda.
Terdapat ramai para Alumni AIP/PLAP/STIP yang agak berjaya dalam bidang masing masing. pada mereka yang berjaya, Contoh nya; Bpk Arif Mursodo dan Bpk Gultom (Di Bidang IT), Bpk Kolenels and Letkols di ABRI, Pengusaha pengusaha dan bankers.
Dapat kiranya mengadakan sessi motivasi bersama adik2 yang masih menuntut di Marunda. Paling kurang dapat memberi semangat dan persediaan untuk mereka menempuh hari depan selepas tamat latihan dan pengajian di Marunda.
Paling simple: cuma sessi untuk menceritakan perjalanan hidup bagi mereka yang telah berjaya secara ikhlas dan tanpa bayaran.
Dapat kira nya bapak bapak yang berjaya memberikan Teachable Point of View
masing masing pada adik adik yang memerlukan.
Mungkin juga ada senior2 yang dari Malaysia boleh contribute sedikit pengalamn sambil melancung ke Jakarta.
Cuba renungkan dan kalau ada yang setuju bolehlah pikirkan bagaimana cara untuk merialisasikan.
Sayam yakin pasti ramai yang bisa meluangkan waktu 2 jam pada hujung minggu utk
acara ini.
Thank you and best regards.
Zawawi T25
Kuala Lumpur.
+++++++++++
From: "nala"
Date: Fri, 18 Jan 2008 14:02:32
To:caaipgroup@yahoogroups.com
Subject: [caaipgroup] Re: JOURNEY LINE
Dear Zawawi,
Alhamdulillah,
Anda salah seorang Alumni AIP/PLAP/STIP dari Malaysia yang berkirim email kepada saya hal "sekolah kita ancolmarunda".
Perlu Zawawi ketahui, sebenarnya rekan Capitain Irawan Alwi ( 21 ) sudah memulainya sejak tahun 2005 serta beberapa Alumni lainnya. cuma saya chek ulang pada angkatan 48, program ini terhenti.
Email ini juga diterima oleh Bapak Ketua CAAIP, yang barangkali dapat ditindak lanjuti agar program seperti pernah dilakukan Irawan Alwi dapat berjalan kembali ( bagaimana Bapak Ketua ? ).
Dear Zawawi,
jangan cuma Teachable Point of View, tapi juga rasanya Yayasan Bea Siswa CAAIP
harus kita perhtikan juga, sebab banyak email yang masuk ke saya menanyakan syarat-2 nya.
Jadi kalo banyak yang minta, rasanya "kita" ini yang ada lebih sedikit rezeki bolehlah berkirim sedikit ke sana.
Semoga ada petunjuk untuk kita semua, sehat dan bahagia selalu
salam dari Palembang,
Nala T22
++++++++++++
From: "CIA"
To:
caaipgroup@yahoogroups.com
Sent: Friday, January 18, 2008 7:24 PM
Subject: RE: [caaipgroup] Re: JOURNEY LINE
Dear Pak Zawawi,
Kalau ada yg mau Sharing pengalaman yg bermanfaat di Kampus STIP Marunda, bisa menghubungi perwira Pendidikannya via email/Telp/Fax.
Nanti akan di carikan waktu yg tepat, untuk Sessi Kuliah Umum, di AuditoriumKampus.
Ada kepuasan Bathin, kalau kita bisa sharing ilmu/pengalaman pada mereka.
Kadang2 sampai keluar air mata/ jika ingat 26 tahun yll. Saya duduk sebagai taruna,Botak dan Lugu.
Siapa sangka jalan hidup kita jadi begini, lulus sama2 tapi karir nya berbeda,
Kita yg berencana, Allah juga yang menentukan. sedekah Ilmu lebih berharga daripada sedekah harta.
Bagi rekan2 yg punya Hidayah/Ilmu, jangan segan2 Sharing di Kampus.
Kalau saya punya apel satu, taruna juga punya apel satu, terus kita saling bertukar, maka apel masing2 akan tetap satu.
Tapi jika Saya punya Ilmu/Hidayah, terus saya tukar/Sharing dgn para Taruna di kampus, maka ilmu/Hidayah saya akan bertambah banyak, sesuai jumlah taruna yg berpartisipasi.
Have a nice week end.
Wassalam
CIA
Rgds,
CIA – N21
+++++++++++
From: nala
Sent: Monday, January 21, 2008 1:00 PM
To:
caaipgroup@yahoogroups.com
Cc: Adi Sutjipto; Capt Adri Luntungan; Capt. Eddy Setiaatmadja; Capt.
Syahwin Hamid; Capt. Willy J Tane; Erwin Murad; Hj.Ir.Intizam Ayub;
Nelson
Rumintjap; Nur Alamsjah; P.B Pratisto; Captain. Ruddy Iskandar
Subject: Re: [caaipgroup]
Re: JOURNEY LINE
Salam Corp's,
Menindaklanjuti "ide jenius" dari beberapa orang alumni salah satu diantaranya datang dari Malaysia tanggal 18/01/2008 saya hubungi Ketua STIP juga PWA pendidikan, Boss
CAAIP & sekjen, Dari bapak ketua malah mengajak temuan sore harinya, padahal domisili saya ada di Plg.
Sampai dengan saat ini saya belum bisa kontak dengan boss para alumni,
tapi dari teman saya Mayo Tanasale ( sebagai sekjen ) "kalo bisa bermanfaat untuk CAAIP dan STIP, jalankanlah ! dan dipikirkan bagaimana polanya"
Oleh sebab itu melalui mimbar bebas ini, saya mengajak seluruh alumni dari angkatan 1 s/d 46 ( yang tidak sempat baca email ini MOHON diinfokan ! ) untuk bersama memikirkan polanya, sehingga pada Februari 2008 gagasan ini dapat terealisir.
sekalian di link email ini bisa jadi tempat pendaftaran, apa yang di Malaysia dulu, atau mungkin bila ada kesempatan Capiten Harry Z Lalopua /N-10/ dan adinda Nus Ambon/N-25/ di USA, mas Arief Husodo/T2-5/ di Dubai, Ricky D Sinanu /T-27/di Hongkong,Suyoto/T-32/ di Singapura,Cahaya Buana /T-33/ di Cambodia juga senior Datok Abdul Talib Bachek /16-T/ dapat bercerita bagaimana pengalaman menyematkan lencana Pramuka Malaysia kepada Presiden RI SBY, atau senior Syamsir Ahmad /T-16/
yang sudah menjadi boss di perkebunan sawit Malaysia dan tak lupa senior Hamidon /T-19/ yang sudah ngebossi di pengeboran ( gaya Inul ? ) ataou kepada rekan alumni lain seperti Capiten Willy J Tane ( 8 ), Capiten Eddy Setiatmadja ( 11 ), Capiten Ruddy
Iskandar ( 12 ), Capiten Adri Luntungan (13 ), Capiten Boy Karlio ( 21 ) dan tentunya maseh banyak lagi alumni lainnya yang tidak bisa saya tulis satu per satu, untuk berkenan memberikan pencerahan kepada "adik-adik Taruna" di Marunda.
Polanya apakah mau seminggu sekali, sebulan sekali atawa dua bulan sekali yang jelas agar secepatnya biar Feb 2008 bisa "jreng" dan beritanya agar masuk di web Alumni AIP/PLAP/STIP.
Juga bagaimana pola untuk rekan alumni yang di Malaysia kalo mau segera ikut, apa mesti G to G ? ato seperti kata Zawawi "sambil melancong ke Betawi" ?, juga bagaimana rekan Alumni yang domisilinya jauh dari kampung halaman ?
Dalam masalah ini saya pribadi sangat mengharapkan kontribusi para alumni sekalian dan saya tunggu infonya di email sebab kalo kita neh pada ketemu copy darat, alamat kena macet di jalan !
Semoga "kita" semua sebagai alumni perduli !, bukan cuma kita sibuk membicarakan dan memprihatikan "mutu lulusan" tapi bisa kontribusi langsung memberikan pencerahan, sebab lulus dari Marunda bukan cuma harus berkecimpung di cerita Pelayaran, tapi bisa jadi praktisi hukum ( macem senior Gerilyawanto SH MH dan senior Tekky Toreh SH MM ), di real estate ( Djohari Tatang ) di IT ( Arief dan Ananta ) di perusahaan pembangkit listrik tenaga surya ( Djoko Triono ) di Lemhanas ( Kolonel Slamet Supriyadi, terima kasih infonya mas Slamet, bahwa Roesman Husien MSc adalah alumni ancolmarunda 1 lulus dari Lemhanas dan menyusul Marsda Williem Rampangiley
ke 2 )
Jadi.......
dengan segala hormat saya tunggu beritanya lebih lanjut tentang masalah ini dari para
alumni, di email ini !!! sehingga kalo dipikir bareng, ide ini bisa jalan bukan cuma OMDO !
( kata Irawan Alwi " sekalian bekel buat nanti di akhirat" bo, betul boss ! )
Buat rekan pengurus CAAIP,
sudilah kiranya mengurus kelanjutan "ide jenius" dari alumni yang perduli akan sekolahnya untuk ditindak lanjuti !
Sebab semua yang berurusan dengan ke alumnian, eloknya mesti keluar dari CAAIP !
Insyaallah
kalo ide ini bisa berjalan mulus, samapi kiamat nanti kita bisa pikirkan kedepan, untuk yang dari luar Macem Prof A Arismunandar ( pakar Motor Bakar dari itb ), Prof Rochim ( pakar kelelahan bahan dari itb ), DR Reinald Kasali ( dari ui ), Prof Widjoyo Nitisastro ( ahli ekonomi dari ui ), Prof Mochtar Kusuma Atmadja ( ahli hukum laut dari unpad ) atau si pembuat Admiral Jonh La Dage ( ahli kelautan dari usa ) kenapa tidak bisa kita undang ke Marunda buat pencerahan ke Taruna STIP disamping pemcerahan dari alumninya sendiri
Dengan bantuan para alumni, semoga mimpi kita ini bias jadi kenyataan…
(tentunya atas kehendak Yang Maha Berkehendak)
Amin
wass,
Nala T-22
+++++++++
From: "Eddy Setiaatmadja"
eddy.setiaatmadja@meratusline.com
To: "'nala'"
nala@pusri.co.id; caaipgroup@yahoogroups.com
Cc: "'Adi Sutjipto'"
adi_s12@yahoo.com; "'Capt Adri Luntungan'"
adry_luntungan_capt@yahoo.co.id; "'Capt. Syahwin Hamid'"
syahwin@indosat.net; "'Capt. Willy J Tane'"
willy_apolis@apol.co.id;
"'Erwin Murad'"
erwin_m@nkkkindo.co.id; "'Hj.Ir.Intizam Ayub'"
intizama@gmail.com; "'Nelson Rumintjap'"
nelson.rumintjap@tppi.co.id;
"'Nur Alamsjah'"
nur_alamsjah@yahoo.com; "'P.B Pratisto'"
pratisto@nkkkindo.co.id; "'Captain. Ruddy Iskandar'"
master01@cbn.net.id
Sent: 22 January, 2008 14:45
Subject: RE: [caaipgroup] Re: JOURNEY LINE
Salam Corps!
Merasa bukan bidang saya untuk berkomentar dalam dunia pendidikan, saya hanya ingin ikut urun rembug bagaimana Leif Hoegh Oslo (dulu dari th 1982 s/d 2002 saya bekerja di Hoegh Line/member of Leif Hoegh Group, melayani service dari South East/South Asia via Suez ke US East Coast, di-joint coy-nya Harpul Hoegh Line Indonesia) meng-caderisasi perwira2 dan para pelautnya.
Indonesia pada waktu itu, lewat Gesuri Lloyd (1980-1985?)dan Jasa Marina Indah Jakarta (1985-1996?), sempat diberi kesempatan untuk meng-awaki kapal2 Hoegh Line Gama Service (ada 4 kapal Gama Getah, Gama Cassia, Gama Robusta dan Gama....(lupa lagi udah lama siih) kemudian ditambah dengan Hoegh Clipper dan Hoegh Cairn kemudian ditambah lagi dengan Hoegh Duke dan Hoegh Dyke), dan pada tahun +- 1996 Leif Hoegh memutuskan untuk tidak lagi memakai tenaga2 PELAUT Indonesia dan menggantinya dengan Philippines.
Dari hasil obrolan2 dengan para Nakhoda Norwegians (top officers
Master/Ch.Off/Ch.Engineer tetap dari Norway lain2nya dari Indonesia)diketahui bahwa Leif Hoegh merasa ABK dari Indonesia: kurang
komunikatif dalam bhs.Inggeris, sering homesick, belum selesai kontrak
sudah mau turun saja dari kapal, juga ada masalah dengan pihak Immigrasi di USA dimana ada beberapa kejadian abk Indonesia desersi di pelabuhan USA, meskipun mereka mengakui tenaga kerja Indonesia cukup competent dan professional.
Karena pengalaman mereka yang kurang baik dengan ABK Indonesia maka pada th 1994 mereka mulai membuat sebuah "Hoegh Training Centre di Manila", mereka menganggap abk Philipinos bagus dalam berkomunikasi Inggeris dan tidak cengeng, mau pulang meskipun kontrak belum habis.
Hampir semua kapal2 Leif Hoegh, baik yang HUAL/Hoegh Autoliners, LNG
Carrier, Forest product Carriers, OBO memakai Philipinos dari Master
sampai boy-nya.
Saya tidak ingin berpanjang lebar dalam 'memorabilia Hoegh' ini, yang
ingin saya sampaikan adalah barangkali selain Institusi2 lainnya yang pernah saya baca dilirik unruk dijadikan bahan perbandingan, mungkin Hoegh Training Centre di Manila juga bisa dipakai sebagai acuan/bench marking.
Salute!
Best Regards,
Eddy Setiaatmadja
MERATUS LINE
Shipowners & Operators
Solutions for Today and Tomorrow
Commercial Division
Jl. Aloon-aloon Priok 27, Surabaya - 60177, Indonesia
Direct Line : +62 31 2931032
Ph. : +62 31 3292288 ; 3294488 (Hunting)
Fax : +62 31 3291282 ; 3283792
++++++++++
From: "Capt. R. Ruddy Iskandar MP"
To: "Eddy Setiaatmadja" "'nala'"caaipgroup@yahoogroups.com
Sent: Wednesday, January 23, 2008 7:48 PM
Subject: Re: [caaipgroup] Re: JOURNEY LINE
"Luar Biasa"
Salut utk Capy. Eddy Setiaatmadja, dan semua Alumnus yang mau perduli
kepada "dunia pendidikan untuk pelaut lewat Kawah Candra Dimuka Nya kaum Pelaut / AIP-PLAP-STIP) Belakangan ini saya jadi sedih karena banyak "humor" diluar yang mengatakan kepanjangan kata "STIP" sama dengan "SEKOLAH TIDAK, IJAZAH PUNYA"
Nah, untuk itu, marialah, melalui Sekolah Kebanggan Kita, kita buktikan bahwa Pelaut Indonesia juga, mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan siapapun di dunia ini. Saya punya sedikit pengalaman yang kadang menjengkelkan, karena sewaktu saya "bertugas" dikapal-2 asing, termasuk "Gama Pala / Hoegh Line, Jepang, Malaysia, saya tidak dipercaya bahwa saya berasal dari Indonesia, karena kata mereka, saya ini berasal dari Filipina, bahkan Korea, atau Burma, alasannya .... saya bisa berkorespondensi, berkomunikasi dan atau berdialog dalam bahasa Inggris dengan baik (Itu kata mereka Lho).
Bahkan ketika saya mulai bertugas di Perusahaan Sekarang ConocoPhillips) saya dipercaya untuk menggantikan Bule-2 yang tadinya mendominasi Posisi dimana saya bertugas.
Demikianlah, sekedar ikut bersuara, mari kita tanamkan kepercayaan diri pada adik-2 kita yang akan mulai terjun keduania Internasional dengan motto simple dan sedikit norak: "WHY HE CAN, ME NO CAN / kalau dia bisa, kita juga bisa".
Suksess utk calon Alumni, sukses utk para pendidik.
"Navigare Nessese, ........ dan selanjutnya ... masih ingat kan?)
Cheers,
Capt. R. Ruddy Iskandar MP / XII
++++++
From: "nala"
To: "Capt. R. Ruddy Iskandar MP"; "Eddy Setiaatmad,
Sent: Thursday, January 24, 2008 8:40 AM
Subject: Re: [caaipgroup] Re: JOURNEY LINE
assalam mualaikum ww,
salam sejahtera,
Salam Copr's,
Yang terhormat Captain. Eddy Setiaatmadja dan Captain R. Ruddy Iskandar MP,
Sebelumnya, berkenan mohon maafkan saya ! Sangat saya inginkan agar Captain berdua, dengan segala hormat bersedia menguraikan pengalamannya yang amat berharga di depan adik-2 Taruna STIP di Marunda Jakarta.
Polanya seperti yang diusulkan oleh adinda Captain Hasanul Batubara ( 28 ), STIP sebagai institusi berkirim surat ke perusahaan tempat Captain berdua berkarya untuk meminta kesediaan. jadi bisa kita dengungkan bahwa slogan : "Sekolah Tidak Ijazah Punya" kita kikis.
Di mimbar email ini, dengan anggota yang lebih banyak kiranya akan lebih banyak alumni yang tergerak hatinya untuk bersedia di link email ini untuk mendaftar dan
memberikan masukan, agar ke depan slogan : "Sekolah Tidak Ijazah Punya" dapat kita berantas habis.
Usaha yang mulia ini tentunya juga didasari akan adanya slogan tersebut, untuk bersama kita semua sebagai alumni turut bersama "menghidupkan tradisi Kuliah Umum" di STIP.
Yang berguna sebagai pencerahan kepada calon Perwira disana bahwa dengan belajar yang baik dan benar, akan membuat dampak yang nyata baik kepada diri sendiri, Almamater juga Bangsa dan Agama.
Mohon juga masukannya ( terutama kepada adinda Captain Wisnu Risianto di STIP ) bagaimana rekan alumni di Malaysia, yang sampai dengan saat ini saya belum ketemu "polanya".
Terkecuali tekad yang sangat luar biasa dari adinda Zawawi ( T-25 ) yang berpedoman sambil melancong ke Betawi plus memberikan kuliah umum.
Terus terang di forum ini juga saya ajak teman-2 saya juga para senior
Malaysia, terutama kepada senior Datok Abd Talib Bachek ( T16 ) dan sahabat saya Adnan bin M Salleh yang sering berkunjung ke Betawi, untuk saya ajak mendaftar !.
Untuk Senior Tekky Toreh, yang berkarir jauh cerita dari profesi pelaut,
mohon berkenan dapat menyumbang ceritanya tentang seluk beluk Hukum. Juga teman-2 Alumni di PT Krakatau Steel, apa bisa STIP berkirim surat ke sanan untuk mengajak memberikan kuliah umum tentang KS.
Saya sangat mengharapkan kepada senior Harry Suroso dari Imare untuk mengajak para senior disana juga rekan Jusak Harry Antameng di PT Newmont Nusteng buat berpartisipasi dan barangkali Captain Boy Karlio bersedia menyediakan waktunya buat datang ke STIP memberikan kuliah umum.
Demikian barangkali yang bisa saya sampaikan, mohon maaf bila ada yang tidak
berkenan dan mari kita bersama dengan sekuat tenaga yang ada menghapus slogan "Sekolah Tidak Ijazah Punya", dengan turut aktif memberikan kuliah umum ( jadi tidak cuma memprihatikan Mutu STIP )
wassalammualaikum ww.
NL-22